Entomologi adalah cabang ilmu yang memperlajari tentang serangga. Serangga yang dipelajari mulai dari serangga tingkat rendah (parainsekta) sampai serangga yang sudah modern (termasuk serangga ordo hymenopthera). Tiap-tiap Serangga tersebut dikelompokkan menjadi kelompok taksonomi agar orang lebih mudah untuk mempelajarinya. Tingkatan kelompok yaitu: Serangga adalah hewan Eukaryota (inti sel dikelilingi membran inti); Arthropoda ( tubuhnya berbuku-buku); Hexapoda (mempunyai tungkai 3 pasang); Insecta (kelas serangga). Didalam kelas insekta terdapat serangga Pterygota (bersayap) dan Apterygota (tidak bersayap). Serangga bersayap dibagi lagi menjadi serangga Paleoptera (sayap primitif) dan Neoptera (sayap modern). Serangga kemudian dibagi menjadi ordo. Penamaan ordo berdasarkan ciri sayap misalnya Diptera (Di artinya dua, ptera artinya sayap jadi Diptera artinya serangga bersayap dua). Setelah ordo serangga akan dibagi lagi menjadi Superfamili, famili, genus dan spesies.
Masyarakat biasanya mengenal serangga hanya sebagai organisme pengganggu tanaman. Pandangan tersebut ada benarnya karena beberapa serangga memakan daun, buah, batang tanaman budidaya. Tetapi jika serangga memakan daun, buah, batang tanaman gulma maka serangga tersebut justru menguntungkan manusia. Serangga banyak yang bermanfaat bagi manusia antara lain peran serangga sebagai pemakan bahan organik sehingga mampu menguraikan sisa sisa tanaman. Bayangkan jika tanaman yang mati di hutan tidak dimakan oleh rayap maka proses peruraian lama dan rantai makanan yang terjadi pun menjadi tidak berjalan sebagai mana mestinya. Serangga ada juga yang menghasilkan bahan pangan seperti madu, bahan untuk pakaian seperti ulat sutera. Ada juga serangga yang meletakkan telur pada tubuh serangga lain sebut juga parasitoid, serangga ini bermanfaat terutama jika telur tersebut diletakkan pada serangga hama. Peran serangga yang luar biasa manfaatnya bagi manusia adalah serangga penyerbuk. Tanpa penyerbukan tidak mungkin suatu tanaman menghasilkan buah, contoh terkenal serangga penyerbuk ini antara lain lebah (Aphis sp.), Elaedobius kamerunicus (kumbang moncong) yang merupakan penyerbuk tanaman kelapa sawit (Elaeis guinensis Jack).
Peran entomologist (ahli serangga) diperlukan untuk mempelajari peran-peran serangga. Bahkan saat ini ahli serangga khusus hanya mempelajari satu ordo, misalnya ahli ordo Lepidoptera, Coleoptera, dll.
Entomologi
Related Posts:
Hubungan Serangga Tumbuhan 1 21 September 2016 Buku pegangan Host Plant Selection by Phytophagous Insects Insect- Plant Biology Insect Chemical Defense Jurnal Chemical Ecology Jurnal Secondary Plant Metabolism # Hubungan Serangga Tanaman (HST) Poi… Read More
Sisi Lain Survey Wereng Coklat25 Agustus 2017 Serangan wereng batang cokelat di kabupaten Jepara tahun 2017 tidak terlalu tinggi. Justru hama yang lebih dominan adalah sundep beluk yang disebabkan oleh oleh ngengat Schirpophaga sp. Petani menggun… Read More
Jurnal untuk Pengembangan Sain Contoh Kasus Ilmu Biologi Molekular JURNAL UNTUK PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI CONTOH KASUS ILMU BIOLOGI MOLEKULER Oleh Sat Rahayuwati A. PENDAHULUAN A.1. Penemuan Mutakhir Ilmu Pengetahuan &nb… Read More
Hubungan Serangg Tanaman 2 22 September 2016 Materi kuliah ke-2 Hubungan Serangga Tanaman Bagan yang terjadi pada hubungan serangga dengan tanaman Faktor yang berperan dalam hubungan serangga dengan tanaman, seperti diilustrasikan pada bagan di… Read More
HST 3 Chemicals in Plants 29 September 2016 Chemicals in Plants as a secondary plant metabolism Metabolit tanaman dibagi menjadi 2 1. primary plant metabolit 2. secondary pant metabolit Yang pertama dipelajari adalah metabolit primer tumbuhan seper… Read More
0 comments:
Post a Comment